Realme berhenti produksi smartphone 4G di China

Apa jadinya jika kita sudah memakai smartphone 5G dan sudah menggunakan flagship yang sudah menggunakan jaringan 5G SA / NSA? Tentunya bandwith download dan upload semakin besar sehingga prosesnya akan semakin cepat. Tetapi apakah kenyataannya sekarang apakah sudah seperti itu? Boro boro 5G, 4G saja kadang kadang sering trouble malah terbilang lemot. 

Nah, berita tentang 5G tentu saja sudah sering kita dengar, dimulai sejak perang dagang Amerika vs China. Dimana Huawei adalah pelopor untuk jaringan 5G dan yang sudah bisa menerapkan 5G untuk negaranya yaitu China.

Pabrikan Cina, Realme, telah mengumumkan bahwa mulai tahun depan, perusahaan penghasil smartphone tersebut hanya akan merilis smartphone 5G di China. Menurut CEO Realme, perusahaan akan memiliki telepon 5G di semua segmen. Ini berarti bahwa ia akan memiliki perangkat 5G dari segmen entry level ke flagships. Sampai sekarang, sebagian besar smartphone yang sudah mendukung jaringan 5G adalah smartphone flagships.

gambar diambil dari gsmarena.com


CEO Realme mengatakan, "Minggu lalu, kami secara resmi mengumumkan telepon seluler 5G pertama Realme - Realme X 50, dan hari ini saya ingin berbagi informasi penting lainnya dengan Anda. Dari tahun 2020, kami akan sepenuhnya menggunakan jaringan 5G di pasar Cina, dan tidak lagi meluncurkan produk seluler dengan jaringan 4G! Saya pernah mengatakan bahwa tahun 2020 harus menjadi tahun wabah 5G, dan sekarang, kami sepenuhnya siap untuk secara resmi memasuki jalur 5G".

Realme berharap untuk menjadi merek ponsel pertama yang meluncurkan terminal dual mode 5G pada beberapa titik harga. Pada saat yang sama, Realme akan sangat berpartisipasi dalam pembangunan jaringan 5G secara global. Ini akan mengeksplorasi skenario 5G dengan mitra industri, menciptakan ekologi industri baru, dan membawa pengalaman 5G baru kepada pengguna global. Sebagai salah satu merek termuda di pasar ponsel Cina, Realme juga merupakan pemain 5G terkecil. Meskipun Realme masih akan merilis perangkat 4G secara global, Realme tidak akan memiliki perangkat 4G baru di Cina.



Sumber: gizchina.com


Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Realme berhenti produksi smartphone 4G di China"

  1. gila memang ya perkembangan teknologi di china. langsung berani kayak gitu lho, disaat negara-negara high tech macam jerman dan US masih mikir-mikir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin perang dunia ketiga seperti itu mas. hehe

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel