Apa Itu Black Friday?

Minggu ini kita sering mendengar istilah "Black Friday", mungkin sebagian dari anda berpikir tentang makna dari istilah Black Friday? Berhubungan dengan "Horor" kah? Mari kita cari tahu lebih lanjut mengenai "Black Friday".

Black Friday adalah nama yang diberikan pada "Hari Belanja" setelah Thanksgiving. Awalnya disebut Black Friday karena volume pembeli menciptakan kecelakaan lalu lintas dan bahkan dapat terjadi kekerasan. Polisi menciptakan frasa untuk menggambarkan kekacauan di sekitar kemacetan lalu lintas pejalan kaki dan mobil di area perbelanjaan pusat kota.

mybisnis pengertian black friday
mybisnis.me - Black Friday


Jauh sebelum nama Black Friday didapat, Black Friday mendapat sebuah sebutan "Hari Belanja Yang Sibuk". Pada tahun 1950-an, orang orang mulai merasa mereka sakit sehari setelah "Thanksgiving" untuk memberikan libur akhir pekan empat hari bagi diri mereka sendiri. Karena toko toko buka, orang-orang yang suka belanja mulai tertarik dengan liburan yang dihabiskan untuk belanja mereka. 

Polisi Philadelphia menggunakan istilah Black Friday dan Black Saturday untuk menggambarkan kemacetan yang terjadi dua hari setelah Thanksgiving. Ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1961 di Public Relations News. Dalam sebuah laporan kepada American Dialect Society, Bonnie Taylor-Blake juga mencatat bahwa artikel tersebut menggambarkan bagaimana pedagang mencoba mengubah gambar menjadi tinta hitam, yang menunjukkan kepada arah keuntungan.

Nama ini pertama kali dicatat pada tahun 1966 oleh Earl Apfelbaum. Dalam iklannya, dia berkata, "'Black Friday' adalah nama yang diberikan oleh Kepolisian Philadelphia kepada hari Jumat setelah Hari Thanksgiving. Itu bukan istilah yang bagus bagi mereka. 'Black Friday' secara resmi membuka musim belanja untuk Natal di pusat kota. Biasanya 'Black Friday' membawa kemacetan besar dan trotoar yang terlalu ramai karena toko-toko di pusat kota dikerumuni dari buka toko hingga tutup toko. "

Hari Jumat setelah Thanksgiving adalah salah satu hari paling menguntungkan tahun ini. Akuntan menggunakan warna hitam untuk menandakan laba saat merekam entri buku setiap hari. Mereka menggunakan warna merah untuk menunjukkan kerugian.

Jadi, Black Friday berarti Jumat yang menguntungkan untuk ritel dan ekonomi. Pengeluaran ritel dan konsumen mendorong hampir 70% dari produk domestik bruto AS.5 Pengecer mengadopsi nama itu, tetapi kali ini untuk mencerminkan keberhasilan mereka. Untuk mendorong lebih banyak orang berbelanja, mereka menawarkan diskon besar hanya pada hari itu.

Sumber: thebalance.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Apa Itu Black Friday?"

  1. Oalah maksutnya gitu, kemarin itu berarti hari jumat setelah thaksgiving ya. Pantesan mulai toko online, game, sampek sampek akun penjualan video porno ada promo black friday.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah dapet barang inceran mas? Hehe.. Kan banyak flash sale kemaren..

      Delete
    2. Kalau ke papua se flash sale apapun barang ketemunya mahal di ongkir

      Delete
    3. iya bener juga mas, malah bisa mahal ongkirnya kayaknya..

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel