Pertumbuhan Ekonomi Amerika Lambat, Tidak Sesuai Target Presiden Trump

Pertumbunhan ekonomi Amerika tidak bisa meraih target seperti yang diperkirakan pada tahun lalu, tatget yang diinginkan Presiden Trump masih kurang tiga persen.

gambar diambil dari pixnio.com


Angka resmi yang direvisi menunjukkan bahwa PDB (Produk Domestik Bruto) meningkat 2,5% selama 2018. Angka-angka tersebut mengungkapkan bahwa pertumbuhan melambat selama kuartal kedua karena ekspor menurun dan perusahaan perusahaan hanya berinvestasi sedikit saja pada bisnis mereka.

PDB bertumbuh sekitar 2,1% antara April dan Juni, masih masuk dalam pertumbuhan ideal yang diharapkan. Tetapi pertumbuhan masih di bawah 3,1% yang tercatat dalam tiga bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan pada kuartal kedua lebih baik dari perkiraan ekspansi 1,8%, dan didukung oleh belanja konsumen yang lebih kuat serta lonjakan belanja yang dilakukan oleh pemerintah.

Namun, pertunbuhan jatuh pada kuartal pertama karena perdagangan luar negeri dan investasi bisnis menyusut karena AS melanjutkan perang dagangnya dengan Cina.

Nancy Curtin, kepala investasi dari "Close Brothers Asset Management", mengatakan: "Pertumbuhan telah melambat di AS, tetapi investor dihimbau tidak boleh terlalu khawatir kare itu akan menurunkan tingkat ekspektasi. 

"Sementara pertumbuhan yang lebih lambat mencerminkan dampak global dari ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung (Trade War), pelambatan ekspor, pasar tenaga kerja. Tetapi peningkatan produktivitas telah memberikan titik terang dalam beberapa pekan terakhir."

Data yang muncul menjelang pertemuan penting "Federal Reserve AS" diperkirakan akan menurunkan suku bunga ketika secara luas pada minggu depan. Ian Shepherdson, kepala ekonom di Pantheon Macroeconomics, mengatakan: "Ekonomi ini tidak sedang buruk, dan tidak perlu tindakan Fed untuk memperbaikinya, tetapi ia akan mendapatkannya."

Jerome Powell, ketua Fed AS, telah menjadi sasaran sejumlah serangan oleh Trump yang menginginkan bank sentral untuk menurunkan suku bunga untuk merangsang ekonomi.

Pada hari Jumat, Presiden meluncurkan serangan lain di bank sentral melalui Twitter, mengatakan pertumbuhan 2,1% adalah "tidak buruk mengingat kita memiliki bobot yang sangat berat dari jangkar Federal Reserve yang menjerat leher kita".




Neil Wilson, kepala analis pasar di Markets.com, mengatakan bahwa penurunan suku bunga oleh The Fed minggu depan lebih cenderung menjadi "Pencarian setingan yang pas daripada menurunkan suku bunga".

"Satu-satunya masalah dengan itu adalah Fed akan langsung mendapat serangan dari pasar dan Trump," kata Wilson.

"Angka pertumbuhan hanya menegaskan perasaan bahwa The Fed tidak lagi bergantung pada data, tetapi pada keberuntungan di pasar keuangan dan Gedung Putih."

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pertumbuhan Ekonomi Amerika Lambat, Tidak Sesuai Target Presiden Trump"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel